Kamis, 06 April 2023

     Waktu Bangun Pagi di RS

      

      Dari hari kehari

Darah dan air nutrisi menetes dari tabung plastic putih

Lalu mengaliri urat-urat tubuhku yang sepi

Bagai penggali tambang yang menelusuri perut bumi

 

Aku terbaring diatas tempat tidur yang setia menemani

Nafas-nafas lemah yang kulepaskan sepanjang hari

Duduk berjuntai dirimbun pohon sambil menyapa angin yang asyik menyanyi

”Angin adakah kau dengar pesan illahi ?”

 

Di kamar putih RS ini

Kuresapi belai kasih Mu wahai Yang Maha Pengasih

Lewat dokter dan perawat yang berdedikasi

Lewat keluarga dan orang-orang yang beramal saleh

 

Pandanganku yang kabur berangsur terang

Kulihat orang-orang disekitar tersenyum riang

Kukira Izrafil telah terbang, lalu menghilang

 

Maka puji syukur menyembur keluar

„Ya Allah, Engkau telah datangkan para penolongku“

Engkau tidak perintahkan Izrafil menebas nyawaku

Maka segala puji hanyalah bagi Mu.

 

      Ruchiyat Hamid